Pelayanan Kesehatan Kardiologi di Era Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan: Sebuah Antitesis

  • Januar Wibawa Martha Department of Cardiology and Vascular Medicine, Faculty of MedicineUniversitas Padjadjaran

Abstract

Sehat adalah kebutuhan dasar setiap manusia, dan menjamin kesehatan warga adalah tugas setiap negara. Di sisi lain, untuk menjaga kesehatan diperlukan biaya yang tidak sedikit.Pada awal praktik pengobatan, pembiayaan kesehatan ditanggung oleh perseorangan. Pasien berobat ke dokter dan sebagai tanda terima kasih, pasien memberikan penghargaan berupa uang atau bentuk lainnya. Perkembangan sistem pembiayaan kesehatan dewasa ini mengarah kepada pembiayaan kolektif ketika masyarakat yang menjadi peserta dibebani premi yang dikumpulkan oleh suatu badan tertentu dan dipakai apabila peserta tersebut menerima pelayanan kesehatan. Pada dasarnya, sistem pembiayaan kolektif ini sangat baik karena akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi lebih terbuka, biaya pelayanan kesehatan seharusnya menjadi lebih murah, dan dapat terjadi pembiayaan silang untuk mereka yang kurang mampu. Sistem pembiayaan kesehatan secara kolektif ini dikenal dengan asuransi kesehatan, dan yang tengah menjadi primadona di negara kita adalah asuransi kesehatan yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS-K). Meskipun banyak manfaat yang dapat diperoleh dari BPJS-K, apakah ada kelemahan dari sistem ini ditinjau dari profesional medis? Beberapa prinsip pengelolaan pasien yang memiliki potensi bermasalah pada pelayanan kesehatan berbasis asuransi kesehatan adalah sebagai berikut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Simpkin AL, Schwartzstein RM. Tolerating Uncertainty - The Next Medical Revolution? N Engl J Med 2016. 3;375(18):1713-1715.

Emanuel EJ, Pearson SD. Physician autonomy and health care reform. JAMA 2012. 25;307(4):367-8.

Drummond D. Physician Burnout: Its Origin, Symptoms, and Five Main Causes. Fam Pract Manag 2015. 22(5):42-7.

Published
2017-10-30

Abstract viewed :
113 times
PDF downloaded : 84 times

How to Cite
Martha, J. (2017). Pelayanan Kesehatan Kardiologi di Era Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan: Sebuah Antitesis. Indonesian Journal of Cardiology, 38(1), 1-5. https://doi.org/10.30701/ijc.v38i1.670
Section
Editorial