Peran Pembedahan Pada Sindroma Vena Cava Superior Akibat Tumor Mediastinum: Pengalaman Di RS. Persahabatan Januari 1995 – Maret 2005

  • Ronald W Kartika Program Studi Bedah Toraks dan Kardiovaskular Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • Ismid D.I. Busro Bagian Bedah Toraks, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta
  • Agung Wibawanto Bagian Bedah Toraks, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta
  • Frans B Busro Bagian Bedah Toraks, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta
  • Marsono Tabrani Bagian Bedah Toraks, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Persahabatan,Jakarta

Abstract

Sindroma Vena Cava Superior (SVCS) adalah kumpulan gejala (sulit bernafas/nafas pendek, batuk, pembengkakan muka wajah, leher, bagian atas tubuh dan lengan) yang dapat terjadi akibat penekanan vena cava superior oleh tumor mediastinum, baik tumor yang ganas maupun yang jinak. Tindakan yang dilakukan untuk mengurangi komplikasi yang semakin sering dijumpai ini, adalah dengan kemoterapi, radioterapi maupun pembedahan. Akhir-akhir ini semakin banyak sentra pendidikan yang melakukan bedah pintas vena cava, dari daerah sebelum sumbatan (vena jugularis interna) ke vena cava dibawah sumbatan atau ke atrium kanan. Walaupun prosedur bedah tersebut merupakan terapi paliatif, tetapi dapat memperpanjang umur dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Namun demikian, pada akhirnya prognosis pasien tergantung pada perangai tumor penyebabnya.
Laporan ini bertujuan untuk mengevaluasi tindakan bedah paliatif dalam penanganan SVCS di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Avasti RB, Moghisi K. Maligant obstruction of superior vein cava and its paliation. J.Thorac. Cardiovasc.Surg. 1977;74:244-248,

Dartevelle P et.al. Replacement of the superior vein cava with politetra- fluoroethylene graft combined with resection of mediastinal–pulmonary malignant tumors, .J.Thorac. Cardiovasc. Surg. 1987;94:361-366

Davenport D et al. Radiation therapy in the treatment of superior vein cava obstruction: Cancer 1978;42:2600–2603,

Doty DB et al. Bypass of superior vein cava, Six years experience with spiral vein graft for obstruction of superior vien cava due to benign and malignant disease. J.Thorac.Cardio-vasc.Surg. 1982;83:326-338,

Gladstone DJ.et al. Relief of superior vein cava syndrome with autologous femoral vein used as a bypass graft. J.Thorac. Cardiovasc..Surg. 1985;89:750-752,

Lochridge SK et al. Obstruction of the superior vein cava. Surgery 1979;85:14-24

Lokich JJ, Goodman R. Superior Vein Cava Syndrome Clinical Management. JAMA 1975;231: 58-61,

Nogeire C, Mincer F. Long survival in patients with bronchogenic carcinoma Complicated by superior vein cava obstruction .Chest 1979;75:3,325-329,

Shimm D, Logve GL. Evaluating the vein cava syndrome. JAMA 1981;245: 951-953

Stanfort W, Doty DT. The Role of venograpy and surgery in the management of Patient with superior vein cava obstruction. Ann Thorac. Surg. 1986;91:469 -471

Zembala M, Kustrzycky A, et al. Pericardial tube of superior vein cava by malignant teratoma. J.Thorac.Cardiovasc..Surg. 1986;91:469-471.

Djakaria M. Terapi radiasi pada syndroma vein cava superior, kanker dan penatalaksanaan-nya. 1987;59-64
Views & Downloads
Abstract views: 1319   
PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 241   
How to Cite
Kartika, R., Busro, I., Wibawanto, A., Busro, F., & Tabrani, M. (1). Peran Pembedahan Pada Sindroma Vena Cava Superior Akibat Tumor Mediastinum: Pengalaman Di RS. Persahabatan Januari 1995 – Maret 2005. Indonesian Journal of Cardiology, 28(3), 211-214. https://doi.org/10.30701/ijc.v28i3.243
Section
Case Reports